TUGAS AKHIR
KARYA ILMIYAH
PENDIDIKAN JARAK JAUH
Nama:
Nurul isnaini
Dosen:
Timbul Pardede
UNIRA
(UNIVERSITAS
MADURA)
TAHUN
PELAJARAN 2013/2014
PENDIDIKAN JARAK JAUH
(Peran Media dalam Pendidikan Jarak
Jauh)
Pendahuluan
Pembelajaran
Jarak Jauh (PJJ) adalah pembelajaran dengan menggunakan suatu media yang
memungkinkan terjadi interaksi antara pengajar dan pembelajar. Dalam PJJ antara
pengajar dan pembelajar tidak bertatap muka secara langsung, dengan kata lain
melalui PJJ dimungkinkan antara pengajar dan pembelajar berbeda tempat bahkan
bisa dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh. jadi sangat memudahkan proses
pembelajaran. Salah satu contoh penyelenggara PJJ di Indonesia adalah
Universitas Terbuka yang telah berdiri sejak tahun 1984.
Pada saat sekarang ini sistem pendidikan jarak jauh telah berkembang pesat dan menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan modern. Berbagai negara di dunia telah menjadikan sistem pendidikan jarak jauh ini sebagai salah satu alternatif dalam upaya memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Di Indonesia, penyelenggaraan sistem pendidikan jarak jauh telah memiliki landasan legal formal dengan dimasukkannya sistem ini ke dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Sesuai SK Mendiknas No.107/U/2001, UU Sisdiknas No. 20/2003, PP 17/2010, dan juga PP 66/2010, sistem PJJ sudah menjadi bagian yang menyatu dalam dunia pendidikan di Indonesia, dan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk memperoleh akses terhadap pendidikan, termasuk pendidikan guru dan tenaga kependidikan.
Pada saat sekarang ini sistem pendidikan jarak jauh telah berkembang pesat dan menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan modern. Berbagai negara di dunia telah menjadikan sistem pendidikan jarak jauh ini sebagai salah satu alternatif dalam upaya memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Di Indonesia, penyelenggaraan sistem pendidikan jarak jauh telah memiliki landasan legal formal dengan dimasukkannya sistem ini ke dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Sesuai SK Mendiknas No.107/U/2001, UU Sisdiknas No. 20/2003, PP 17/2010, dan juga PP 66/2010, sistem PJJ sudah menjadi bagian yang menyatu dalam dunia pendidikan di Indonesia, dan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk memperoleh akses terhadap pendidikan, termasuk pendidikan guru dan tenaga kependidikan.
Seiring dengan pesatnya
kemajuan teknologi informasi dan
komunikasi, maka pendidikan jarak
jauhpun mengalami perkembangan. Dengan memanfaatkan
teknologi maka daya jangkaunya menjadi semakin luas, dan efektifitasnya dalam
menyampaikan materi pembelajaran juga semakin meningkat. Pada saat ini sistem
pendidikan jarak jauh telah mengintegrasikan pula berbagai jenis media yang
kemampuan interaktifnya semakin meningkat.
Dalam penyelenggaraan
Sistem Pendidikan Jarak Jauh (SPJJ), penggunaan media tampaknya
telah menjadi keharusan. Dapat dikatakan bahwa sebagian besar
bahan ajar pada SPJJ disampaikan melalui berbagai jenis media, baik cetak
maupun non cetak. Sepanjang sejarah penyelenggaraan pendidikan jarak jauh,
media telah digunakan sebagai sarana penyampai materi
ajar. Adanya keterpisahan antara pengajar dengan peserta didik
, maka diperlukan
media sebagai sarana komunikasi yang menjembatani antara
pengajar dengan peserta didik. Kehadiran media inilah yang menjadi
salah satu ciri kesamaan diantara institusi penyelenggara SPJJ di semua tempat.
Sementara yang membedakan institusi yang satu dengan yang lain adalah pilihan
jenis media yang digunakannya. Variasi penggunaan media antar institusi
penyelenggara PJJ sangat beragam mengingat banyaknya jenis media yang bisa
dimanfaatkan mulai media yang sederhana sampai yang canggih.
Skema Pembelajaran Jarak Jauh
Media pembelajaran
adalah alat yang digunakan untuk proses belajar mengajar dalam system PJJ.
Media yang digunakan bisa berupa media visual, media audio, media audio visual
serta multi media. Dibawah ini adalah skema terjadinya penggunaan media
pembelajaran :
Dari gambar diatas, maka dapat disimpulkan bahwa media
pembelajaran memiliki fungsi sebagai perangsang kegiatan belajar siswa. Lebih
jauh lagi Menurut Sadiman (2002:16), media pembelajaran mempunyai fungsi
sebagai berikut :
1.
Memperjelas
penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis artinya terkadang siswa
dapat menyebutkan kata tetapi tidak mengetahui artinya. Hal ini terjadi karena
umumnya pengajar menyampaikan materi hanya dengan penjelasan lisa (ceramah)
sehingga siswa cenderung hanya meniru saja apa yang dikatakan pengajar.
2.
Mengatasi
keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera berkaitan dengan isi materi yang
diajarkan. Oleh karenanya penggunaan media pembelajaran dapat membawa siswa
pada suatu pengalaman yang nyata atau setidaknya virtual experience tanpa
harus membayangkan fenomena materi yang sedang disampaikan secara abstrak.
3.
3
Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat diatasi
sikap pasif peserta didik. Kebosanan karena kurang variatifnya metode
pembelajaran dapat diatasi dengan media pembelajaran yang atraktif dan menarik.
4.
Memberikan
perangsang yang sama, mempersamakan pengalaman serta menimbulkan persepsi yang
sama. Kegunaan ini untuk mengatasi hambatan utama dalam proses pembelajaran
berupa salah tafsir yang terjadi karena pengajar hanya menjelaskan secara lisan
tanpa menggunakan media pembelajaran yang lain, misalnya gambar, bagan, model,
dan sebagainya.
5.
Jenis media pembelajaran :
1.
Media
Visual, terbagi dalam dua jenis media yaitu
:
a.
Media yang tidak diproyeksikan, terdiri dari :
· Media
realia adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di
ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media
realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk
mempelajari batu- batuan, bahan pertambangan, ekosistem, dan organ tanaman.
· Model
adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan
representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model
untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal untuk
mempelajari struktur tanah maka membuat model lapisan tanah, membuat miniatur
mesin bor pertambangan minyak, membuat tiruan struktur tanaman dan sebagainya.
· Media
grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui
simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian,
memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang
mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. Jenis-jenis
media grafis adalah:
-
Gambar atau foto
-
Sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa
detail.
-
Diagram atau skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk
menggambarkan struktur dari obyek tertentu secara garis besar.
-
Bagan atau chart: menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah
dicerna siswa. Selain itu bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting
dari penyajian.
-
Grafik: gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau
Bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitatif.
b. Media proyeksi, terbagi
ke dalam 2 jenis yaitu :
· Transparansi
OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati dan lazim digunakan
sebab menggunakan media OHP maka tata letak ruang kelas tetap seperti biasa,
pengajar dapat bertatap muka dengan siswa. Perangkat media OHP membutuhkan Overhead
transparancy / OHT) dan Overhead projector / OHP.
· Film
bingkai / film positif atau dikenal dengan istilah slide. Menggunakan media
ini berarti memerlukan slide projector atau proyektor slide. Kualitas
visual yang dihasilkan slide projector bagus namun kelemahannya adalah
biaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis dalam
pembuatannya.
2.
Media
Audio
a. Radio:
media radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan sebagai
media pembelajaran yang cukup efektif namun hanya sebagai variasi dalam
pemberian materi di luar kelas atau untuk pembelajaran yang sifatnya jarak jauh
atau suplemen materi.
b. Kaset-audio:
media pembelajaran ini merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan
perawatan murah namun tidak cocok untuk kegiatan kelas reguler. Media ini lebih
berorientasi sebagai media pembelajaran jarak jauh atau dapat juga digunakan
untuk kegiatan pembelajaran yang merangsang indera aurial yaitu telinga
misalnya kuliah bahasa asing.
3.
Media
Audio Visual
Media video:
Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak
dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD atau
DVD.
4.
Multimedia
Media komputer: Media
ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu
menampilkan teks, gambar, gerak, dan suara, komputer juga dapat digunakan
secara interaktif, bukan hanya searah. Selain itu computer juga bisa di
koneksikan ke internet, sehingga dapat memberikan keleluasaan belajar menembus
ruang dan waktu serta menyediakan sumber informasi tanpa batas. Salah satu alat
populer yang digunakan adalah LCD (Liquid Crystal Display) proyektor sebagai
media untuk menampilkan presentasi menggunakan power point, flash dan
sebagainya.
Penggunaan media komputer sebagai media pembelajaran dapat
dibagi dalam tiga jenis yaitu sebagai media proyeksi presentasi untuk membantu
dalam perkuliahan klasikal atau ceramah yang umumnya menggunakan software
power point. Yang kedua sebagai media assistant instructional yaitu
penggunaan komputer dalam perkuliahan sebagai bagian dari materi atau alat
utama materi perkuliahan. Sebagai contoh adalah kegiatan perkuliahan komputer
grafis pasti membutuhkan komputer yang langsung digunakan oleh peserta kuliah
maupun pengajar dalam kegiatan teori maupun praktik. Jenis yang ketiga adalah
suplemen yaitu berbentuk CD interaktif atau video instruksional.
Contoh Media Pembelajaran Modern
1. Moodle
Moodle adalah
salah satu Learning menagement system yang paling populer saat ini. Hampir
setiap sekolah atau perguruan tinggi, yang memanfaatkan E-Learning sebagai Media
pembelajaran/perkuliahan, menggunakan sistem Moodle ini.
Kelebihan yang ditawarkan oleh Moodle, seperti mengatur dan
mengelola hak akses user (siswa/guru), membuat dan mengelola Courses (mata
pelajaran), mengatur dan mengelola Bahan ajar (resource), mengatur dan
mengelola Aktivitas (Activity), mengatur dan mengelola Nilai (Grades),
menampilkan nilai (score) dan transkrip, sampai membuat sertifikat ketuntasan
untuk siswa, membuat semua sekolah, bahkan guru berlomba-lomba membangun sistem
ini di sekolahnya, baik yang langsung terhubung ke Jaringan Internet,
maupun yang berbasis Intranet (LAN).
Media pembelajaran menggunakan
Moodle
2. Edmodo
EDMODO, merupakan jejaring sosial yang berbasis pada lingkungan
sekolah (school based environment). Seperti halnya facebook, twitter,
plurk dan social network lainnya, edmodo juga digunakan untuk berinteraksi
dengan orang lain, namun edmodo di desain khusus untuk interaksi antara guru,
siswa dan orang tua baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Di Edmodo
3 jenis type yaitu sebagai Teacher, Student dan Parent. Jadi guru bisa
memberikan tugas, ulangan harian, materi pelajaran kemudian siswa bisa membaca
materi, bertanya kepada guru tentang materi yang belum dikuasainya, mengerjakan
tugas sedangkan orang tua bisa melihat hasil penilaian anaknya dan juga bisa
melihat aktifitas anaknya. Jadi selain pembelajaran di kelas secara offline,
guru dan siswa juga bisa melakukan kelas online di edmodo ini.
Media pembelajaran menggunakan Edmodo
3. Yahoo
Dalam menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, salah satu
media yang bisa dijadikan alternatif untuk penyampaian materi dan informasi
dari pengajar ke peserta didik adalah memanfaatkan fitur email dari Yahoo.
Selain bisa mengirimkan materi yahoo juga bisa dimanfaatkan sebagai media untuk
diskusi antara pengajar dan pelajar, serta diskusi antar pelajar.
Media pembelajaran menggunakan Yahoo
4. Facebook
Siapa yang tidak kenal dengan sosial media yang satu ini?
Hampir semua orang yang aktif di dunia maya pasti punya akun sosial media
ciptaan Mark Zuckerberg ini. Dari tujuan awal diciptakannya Facebook yang bisa
menyatukan mereka dengan teman-teman lama mereka, social media ini juga bisa
dijadikan media pembelajaran PJJ. Beberapa
fitur-fitur facebook yang dapat di gunakan sebagai media pembelajaran adalah :
a.
Wall facebook, fitur ini
bisa digunakan sebagai papan informasi.
b.
Facebook note, fitur ini
bisa digunakan untuk membuat tulisan singkat atau handout perkuliahan.
c.
Fiture chating, fitur ini
bisa diginakan untuk mengobrol langsung dengan sesama pengguna facebook lainnya
yang telah menjadi teman, selain itu bisa menjadi media diskusi online
d.
Facebook group, fitur ini bisa
digunakan untuk komunitas peserta didik, kajian-kajian keilmuan, study club,
dan mengontrol jumlah siswa/pebelajar yang mengikuti perkuliahaan atau
pembelajaran secara distance learning.
e.
Facebook quiz, dalam fitur
atau fasilitas ini, bisa dioptimalkan oleh guru atau peserta didik untuk
latihan materi untuk evaluasi pembelajaran lewat quiz online yang interaktif.
f.
Facebook share, fitur ini
bisa digunakan untuk men-share materi (tulisan singkat, link, gambar, video
dsb).
Media pembelajaran menggunakan
Facebook
PENUTUP
Dalam sebuah penyelenggaraan sistem PTJJ,
media merupakan sebuah prasyarat yang diperlukan untuk menjembatani keterpisahan
antara pengajar dan peserta didik, yang menjadi cirri atau karakteristik sistim
PJJ. Media memberikan kemungkinan terjadinya proses belajar mengajar dalam
suatu sistim PTJJ. Dari sisi pengelolaan institusi pendidikan jarak jauh, peran
pengelola dalam pemanfaatan media adalah menentukan media yang tepat guna dan tepat
sasar bagi pesertadidik. Walaupun memang tidak dapat dipungkiri bahwa cepat
lambatnya proses belajar mengajar yang berlangsung dalam sistim PTJJ selain
bergantung pada kemampuan dan karakteristikmedia yang digunakan juga bergantung
pada kemampuan peserta didik.
DAFTAR PUSTAKA
http://aristorahadi.wordpress.com/2008/04/28/media-pembelajaran-dalam-pendidikan-jarak-jauh
http://lppm.ut.ac.id/pdffiles/3_Media%20dalam%20Pendidikan%20Terbuka%20dan%20Jarak%20Jauh_dewi%20padmo.pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_Jarak_Jauh
http://edwi.dosen.upnyk.ac.id/media_pembelajaran.pdf
http://www.docstoc.com/docs/21049337/PENGEMBANGAN-MEDIA-PEMBELAJARAN-BERBASIS-MULTIMEDIA-UNTUK-MATA
http://amiroh.web.id/membangun-e-learning-moodle-dalam-sekejap
https://sites.google.com/site/elearningpp09/e-learning/pemanfaatan-media-social-network-facebook-sebagai-media-pembelajaran-yang-menarik-dalam-pendidikan-jarak-jauh-distance-learning
Tidak ada komentar:
Posting Komentar